catatanku


Inkosistensi sebuah cita-cita menghasilkan sebuah antitesa

atas cita-cita itu sendiri apakah memang benar cita-cita tersebut.
Hal yang terpenting dalam menyikapi inkonsistensi tersebut adalah adanya logika berfikir yang cukup dramastis untuk membuat sebuah rekayasa masa depan sehingga apa yang di pikirkan oleh alam piker kita menjadi sebuah kenyataan berfikir bukan hanya sekedar angang-angan yang melayang dalam alam pikir kita
Kondisi alam pikir kita harus dibuat serasional mungkin sehingga pemikiran-pemikiran yang menyeruak dari ruang pandang rasional dan in rasional selalu dapat terpaparkan secara lebih mendalam.

FILSUM KAMAR MANDI….. (Ketenangan dan angan serta inspirasi dapat muncul dari ruah itu… aneh tapi hampir setiap orang pernah mengalami)… Masalahnya kalo sehari 7 kali apa yah tenang dan berispirasi … Jadinya perlu menenangkan diri dan beriimpirasi mencari solusi
Angan melayang sampai tak menapak di angan…… Pikir berikir gingga tak bisa terfikirkan alam pikir……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s